Menyamakan Persepsi Data melalui Lokakarya
Orang bilang, “Tahun baru, semangat baru.” Bersamaan dengan terbukanya lembaran baru, seringkali banyak ide dan inovasi baru yang muncul. Tidak terkecuali di BPS Aceh. Pada awal tahun 2023 ini, BPS Aceh mulai menyajikan sesuatu yang baru dalam kegiatan rilis Berita Resmi Statistik (BRS).
Pada kegiatan rilis BRS, awalnya hanya berupa penyampaian data terbaru dan tanya jawab singkat dengan peserta. Namun, seiring dengan semakin banyaknya ragam data yang dirilis, belum lagi fakta bahwa peserta rilis datang dari berbagai latar belakang, BPS Aceh merasa perlu memberikan pemahaman terkait data BPS untuk meningkatkan literasi data.
Literasi data dapat membantu masyarakat dan pemerintah dalam mengambil keputusan yang lebih baik. Dengan memahami data statistik yang disajikan oleh BPS, konsumen data dapat membuat keputusan yang lebih akurat dan efektif. Selain itu, literasi data BPS juga penting untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pemerintah. Dengan memahami data yang disajikan oleh BPS, masyarakat dapat memantau kinerja pemerintah dan memastikan bahwa keputusan yang diambil didasarkan pada data yang akurat dan terpercaya.
Rilis pada tanggal 2 Januari 2023 menjadi rilis perdana yang disertai pembahasan data BPS dalam bentuk lokakarya. Pada rilis tersebut, Mawarzi Lista Agung sebagai narasumber perdana lokakarya memaparkan mengenai indikator inflasi. Beberapa hal yang penting untuk disampaikan antara lain konsep definisi, interpretasi, kegiatan penghasil indikator, kegunaan data, dan lainnya. Para peserta yang datang dari organisasi perangkat daerah, instansi vertikal, dan insan pers tampak antusias dan menghidupkan diskusi melalui beberapa pertanyaan yang diajukan.
Saat tulisan ini dibuat, lokakarya telah dilaksanakan sebanyak tujuh kali. Pada 16 Januari 2023, bersamaan dengan rilis data kemiskinan, paparan disampaikan oleh Akhmad Sugito. Kemudian, pada 30 Januari 2023, M. Ridha tampil sebagai narasumber untuk membahas indikator-indikator Sensus Penduduk Long Form yang dinantikan banyak pihak. Topik Nilai Tukar Petani menjadi pokok bahasan dalam lokakarya selanjutnya pada tanggal 1 Februari 2023 dengan narasumber Nuri Nasriyah. Selanjutnya, pada 6 Februari 2023, Maulana Malik Sebdo Aji menjadi narasumber dengan topik pertumbuhan ekonomi. Nuri Nasriah kembali menjadi narasumber untuk topik Kerangka Sampel Area pada 1 Maret 2023. Dan yang terakhir, Azwar menjadi narasumber dengan topik Indeks Pembangunan Manusia pada 1 April 2023.
Kegiatan lokakarya ini rencananya akan terus berlanjut sampai mencakup semua indikator strategis yang dihasilkan oleh BPS. Melalui lokakarya ini, literasi data BPS diharapkan dapat terus ditingkatkan dan dipromosikan agar masyarakat dapat memahami dan menggunakan data secara efektif.

Leave a Reply